Hari anti korupsi diperingati di seluruh dunia dengan berbagai aksi dan
demontrasi. Pada momentum tersebut kita semua dikejutkan oleh media
tentang aksi Sondang Hutagalung yang membakar dirinya sendiri di depan
istana merdeka. Mengapa demikian?
Sondang Hutagalung yang
ternyata adalah seorang aktivis HAM yang tergabung dalam KONTRAS,
dikenal sebagai seorang yang gigih membela rakyat kecil. Ia selalu
menyuarakan aspirasi rakyat namun tak pernah direspon oleh pemerintah.
Dari pengalaman itulah Sondang lantas melakukan aksinya yang sontak
membuat kita semua tercengang.
Apa yang dilakukan Sondang
menyiratkan pesan kepada pemerintah tentang berbagai kekacauan yang
terjadi di Indonesia. Berbagai kasus seperti korupsi, pelanggaran HAM,
ketidakadilan dan tidak adanya kepastian hukum kian marak terjadi.
Kemanusiaan terus-menerus dikebiri dan dicederai.
Kemanusiaan
telah diperkosa dan direnggut. Pemerkosaan terhadap nilai-nilai
kemanusiaan ini ada diberbagai bidang. Di bidang politik, setiap orang
di negeri ini yang harusnya berhak hidup, saat ini selalu terhimpit
bayang-bayang kematian. Supremasi hukum begitu rapuh. Keadilan tidak
berpihak pada rakyat kecil. Kita mengetahui kasus Marsinah buruh di Jawa
Timur, kasus Munir, tragedi Semanggi dan Tanjung Priok yang tak kunjung
tuntas. Kasus lain yang kian melukai kemanusiaan adalah korupsi. Kasus
BLBI dan Bank Century sampai saat ini belum menemukan titik terang.
Setiap
manusia Indonesia berhak memperoleh pendidikan sesuai dengan yang
diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 untuk mencerdaskan kehidupan
bangsa. Namun faktanya banyak anak putus sekolah karena mahalnya biaya
pendidikan. Media sebagai salah satu sarana pendididikan justru tidak
mencerdaskan masyarakat kita. Kalau begini, yang terjadi sebaliknya
yakni pembodohan kehidupan bangsa. Tayangan-tayangan di media kian
membingungkan. Media saat ini sarat dengan tayangan-tayangan kriminal,
kekerasan yang tidak mendidik dan malah semakin mengkerdilkan
masyarakat.
Sudah sepantasnya kini seluruh rakyat Indonesia
menyatakan solidaritas kepada sahabat yang begitu peduli atas segala
sesuatu yang terjadi pada bangsa Indonesia saat ini. Seorang sahabat
yang begitu risau jiwanya, begitu gelisah hatinya melihat
keterpurukan-keterpurukan yang terjadi di negeri ini. Perlu kita sadari
bahwa kegelisahan yang dirasakan Sondang Hutagalung adalah kegelisahan
kita semua. Kekalutannya adalah kekalutan semua putra-putri yang cinta
akan bangsa Indonesia dan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu kami
dari HMI MPO menghimbau kepada seluruh masyarakat Banyumas khususnya dan
masyarakat Indonesia pada umumnya untuk meneruskan perjuangan Sondang
Hutagalug. Kita teriakan apa yang diteriakan Sondang, yang begitu
bergema di telinga dan hati kita. Suara orang-orang yang rindu akan
kebenaran dan keadilan.
Maandag 04 Maart 2013
Aksi Solidaritas untuk Sondang Hutagalung: SBY-Boediono Pembunuh!
09:37
Teken in op:
Plaas opmerkings (Atom)

0 komentar:
Plaas 'n opmerking